SMP NEGERI 1 BATURADEN

SMP NEGERI 1 BATURADEN

Mudahkanlah, jangan dipersulit!

Jumat, 16 November 2018 01:48

Kantin SMP N 1 Baturaden

Untuk mengurangi jumlah sampah plastik bertebaran dan menumpuk di sekolah, SMP Negeri 1 Baturraden, Banyumas, melarang warga sekolah, baik guru maupun siswa beli jajan makanan atau minuman yang terbungkus dengan kantong plastik/kresek. Aturan yang berlaku sejak awal Oktober 2016 lalu tersebut mewajibkan warga sekolah membawa piring dan gelas sendiri bagi yang mau jajan di kantin sekolah. 

KEPSEK 2

Jajan Bat

Kepala SMP Negeri 1 Baturraden, Herry Nuryanto Widodo mengatakan, dengan pemberlakuan aturan seperti itu lebih dari satu bulan, jumlah plastik yang bertebar di sekolah, baik dalam bentuk kantong maupun kresek berkurang drastis. "Kini lingkungan sekolah jadi bersih, 95 persen plastik-plastik yang biasanya berserekan kini tak ada.

Yang jelas kini tumpukan sampah plastik yang biasanya mendominasi tempat-tempat sampah sekolah diperkirakan 95 persen sudah berkurang. “Aturan pedagang di kantin sekolah untuk tidak menggunakan plastik diganti dengan jualan melalui panci, baskom dan wadah-wadah berbahan gelas lainnya. Karena tidak boleh ada plastik, siswa maupun guru yang mau jajan juga harus membawa wadah makan dan minum sendiri. Mereka saling bawa piring dan gelas sendiri dari rumah. Aturan berjalan dengan baik hasilnya efektif,” katanya.
Saat awal pelaksanaan aturan, hampir semua warga sekolah baik siswa maupun guru malu-malu saat ingin membeli makanan dan minuman di kantin sekolah dengan piring dan gelas sendiri. Tetapi selang setengah bulan, apalagi sekarang, guru pun tidak malu membeli makanan dan minuman dengan membawa tempat makan dan minum sendiri. Bagi mereka tidak membawa alat makan dan minum, pedagang menyediakan piring dan gelas dan hanya bisa dimakan di kantin.

Kamis, 28 Desember 2017 01:22

OSC with Avitex Membantu Siswa Kurang Mampu

Jakarta: Kompetisi beasiswa Online Scholarship Competition (OSC) with Avitex memberikan kesan mendalam bagi para pemenang. Ricky Yantho, pemenang OSC with Avitex tahun 2016, menilai program ini benar-benar memberikan kesempatan anak Indonesia untuk menempuh pendidikan tinggi.
 
Dia mengatakan, saat ini banyak siswa yang ingin kuliah, namun tak punya cukup biaya. Ada banyak program beasiswa, tapi belum tentu menanggung 100 persen biaya kuliah.
 
"Bagus, karena memberikan kesempatan kepada kami yang kekurangan. Bisa menjangkau banyak daerah dan saling berkompetisi. Selain itu bisa sebagai jalur alternatif untuk kuliah," kata Ricky, saat ditemui di malam penghargaan OSC with Avitex 2017 di Kuningan City, Jakarta Selatan, Senin, 18 Desember 2017.
 
Berkat OSC with Avitex, sekarang Ricky bisa kuliah di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Dia berharap Avitex Cat Tembok terus mendukung OSC dalam mencetak generasi hebat.
 
"Karena Indonesia harus dikembangkan pendidikannya, agar menjadi negara maju. Tidak banyak orang yang punya kesempatan kuliah," imbuhnya.
 
OSC with Avitex tahun 2016 lalu meninggalkan banyak kenangan. Hingga saat ini, peserta tahun lalu masih merasakan suasana tes online dan offline OSC. Seperti diakui Titania Agnes Sudarmaji, perempuan asal Ponorogo, Jawa Timur.
 
"Ketika menang rasanya senang. Saya pikir tidak akan menang, karena nama saya disebut paling akhir. Dari sini juga saya bertemu room mate di asrama kampus, dia dari Batam," tutur Agnes yang kini kuliah di UMN, jurusan Ilmu Manajemen.

Suka cita juga dirasakan Anasthesia Karunia Charles, pemenang OSC with Avitex 2016 yang kini kuliah di Universitas Trisakti, jurusan Sistem Informasi. Hatinya senang bukan main, karena gadis yang karib disapa Ade ini merasa usahanya selama ini tak sia-sia, ditambah lagi ia datang dari jauh.
 
"Saat mau tes offline benar-benar mikir, karena finansial keluarga sedang tidak bagus, tapi ingin sekali berangkat. Akhirnya dibolehkan kakak, tapi syaratnya harus serius dan saya sudah buktikan itu. Saya ingin meringankan beban dan membahagiakan keluarga, karena ayah saya sudah meninggal," ungkap Ade yang  berasal dari Medan.

Ade berpendapat penyelenggaraan OSC with Avitex 2017 semakin hebat, karena kuota pemenang dan universitas bertambah. Dengan demikian, peluang anak Indonesia kuliah di universitas yang diinginkan semakin terbuka lebar.
 
"Mudah-mudahan bisa digelar setiap tahun, karena benar-benar membantu anak yang ingin kuliah di tempat yang baik. Semoga Avitex Cat Tembok terus bekerja sama dengan OSC dan terima kasih buat Avitex Cat Tembok, sukses terus," ucapnya.


(ROS)

Sumber: http://news.metrotvnews.com/peristiwa/gNQyZ5aN-osc-with-avitex-membantu-siswa-kurang-mampu

Kamis, 28 Desember 2017 01:14

Prestasi

PRESTASI Sekolah
PERIODE 2016 s/d 2018

  • Juara 1 Lomba OSN Mapel IPS Tk Propinsi Tahun 2017
  • Juara 1 Lomba Singing Kontes Tk Kabupaten Tahun 2017
  • Juara 1 Taekwondo Tk Kabupaten Tahun 2017
  • Juara 1 Lomba Sekolah Sehat Tk Propinsi Tahun 2016
  • Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2016
  • Juara 1 Jumbara PMR XXII Tingkat Kabupaten Tahun 2016
  • Juara 1 Taekwondo Open Turnamen Tk. Kabupaten tahun 2016
  • Juara 1 lomba Beregu Putra Galang Kesatria Tk. Kabupaten Tahun 2016
  • Juara 1 Popda Taekwondo Tk. Karisidenan Banyumas Tahun 2016
  • Juara 2 Lomba Islamic Competition (dai Remaja) Tk. Kabupaten Tahun 2016
Kamis, 28 Desember 2017 01:08

Sarana dan Prasarana

No Nama Prasarana   No Nama Prasarana   No Nama Prasarana   No Nama Prasarana   No Nama Prasarana
       
1 Laboratorium Bahasa   12 Ruang 7G                         22 Ruang 9A                         32 Ruang Guru                       42 Ruang Sanggar Pramuka         
2 Lapangan Sepakbola   13 Ruang 7H                         23 Ruang 9B                         33 Ruang Kepala Sekolah             43 Ruang Serbaguna/ Aula         
3 Lapangan Upacara   14 Ruang 8A                         24 Ruang 9C                         34 Ruang Koperasi                   44 Ruang Tamu                    
4 Mushola                          15 Ruang 8B                         25 Ruang 9D                         35 Ruang LabKom 1   45 Ruang Tata Usaha              
5 Ruang  OSIS                      16 Ruang 8C                         26 Ruang 9E                         36 Ruang LabKom 2   46 Ruang UKS                     
6 Ruang 7A                         17 Ruang 8D                         27 Ruang 9F                         37 Ruang Laboratorium Biologi       47 Ruang Wakil Kepala Sekolah    
7 Ruang 7B                         18 Ruang 8E                         28 Ruang 9G                         38 Ruang Laboratorium Fisika        48 Ruang WC Guru Laki- laki      
8 Ruang 7C                         19 Ruang 8F                         29 Ruang 9H                         39 Ruang Multimedia                 49 Ruang WC Guru Perempuan       
9 Ruang 7D                         20 Ruang 8G                         30 Ruang Alat Tulis Kantor          40 Ruang Musik                      50 Ruang WC Siswa Laki- laki     
10 Ruang 7E                         21 Ruang 8H                         31 Ruang BP/ BK                     41 Ruang Perpustakaan   51 Ruang WC Siswa Perempuan      
11 Ruang 7F                                              
Halaman 1 dari 4